Masa Depan Gereja dan Kampung Ada di Tangan Anak Muda
Firman Tuhan: 1 Timotius 4:12
"Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya."
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, khususnya anak-anak muda,
Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa usia muda bukan alasan untuk tidak dipakai Tuhan. Justru sejak muda kita dipanggil untuk belajar, bertumbuh, melayani, dan menjadi teladan.
Anak-anak muda adalah bagian penting dari masa depan gereja dan kampung. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan seperti apa gereja dan kampung kita di masa yang akan datang.
Karena itu, jangan sia-siakan masa muda. Gunakan tenaga, waktu, kemampuan, dan kesempatan yang Tuhan berikan untuk hal-hal yang baik.
Gereja membutuhkan anak muda yang dekat dengan Tuhan, rajin beribadah, mau melayani, menghormati orang tua, dan menjaga persatuan. Kampung juga membutuhkan anak muda yang mau belajar, bekerja, saling menghargai, dan ikut membangun kehidupan bersama.
Jangan hanya menunggu orang lain melakukan sesuatu. Jangan hanya berkata, “Gereja harus maju” atau “Kampung harus berubah.”
Tetapi mari bertanya kepada diri sendiri:
“Apa yang dapat saya lakukan untuk Tuhan, untuk gereja, untuk keluarga, dan untuk kampung saya?”
Anak-anak muda, jangan menunggu sampai tua untuk mulai melayani Tuhan. Mulailah dari sekarang. Mungkin kita masih muda dan belum memiliki banyak pengalaman, tetapi Tuhan dapat memakai hidup kita untuk menjadi berkat.
Ingatlah, gereja hari ini adalah warisan dari generasi sebelumnya, dan gereja di masa depan akan menjadi tanggung jawab generasi kita.
Demikian juga kampung kita. Apa yang kita bangun hari ini akan dinikmati oleh anak-anak dan generasi yang akan datang.
Karena itu, mari menjadi anak-anak muda yang takut akan Tuhan, kuat dalam iman, memiliki karakter yang baik, dan mau mengambil bagian dalam membangun gereja dan kampung.
Masa depan gereja dan kampung bukan hanya sesuatu yang kita tunggu. Masa depan itu sedang kita persiapkan mulai dari hari ini.
Kiranya Tuhan memakai generasi muda untuk menjadi berkat bagi gereja, keluarga, dan kampung kita. Amin.(*)
Tentang Penulis
David Saiba
*) David Saiba lahir di Hungku pada 15 Juli 1994. Sejak kecil, ia memiliki kerinduan untuk melayani Tuhan dan menjadi hamba yang dapat dipakai bagi pekerjaan-Nya. Selain pelayanan kepemudaan, David juga dipercaya dalam kepengurusan jemaat sebagai sekretaris, serta pendiri media gpkaisimonhungku.com. Dapat dihubungi melalui surel: saibadavid13@gmail.com
Bagikan Artikel Ini