Renungan

JANGAN TAKUT, JIKA BERJUANG BERSAMA TUHAN

Yuleks Ahoren 58 dilihat 0 suka
JANGAN TAKUT, JIKA BERJUANG BERSAMA TUHAN

Kitab Yesaya adalah salah satu kitab nabi dalam Alkitab Kristen. Dalam pasal 41 seutuhnya berbicara tentang kekuatan dan penghiburan yang diberikan oleh Allah kepada umat-Nya. Latar belakang historis pasal ini adalah pada masa pemerintahan raja-raja di Kerajaan Israel dan Kerajaan Yehuda. Maka kita belajar tentang historisnya.

Dalam Konteks Budaya, pada saat itu, umat Israel sedang menghadapi berbagai ancaman dari bangsa-bangsa tetangga, terutama Babel yang sedang berkembang sebagai kekuatan besar di Timur Tengah. Umat Israel merasa takut dan cemas akan nasib mereka.

Secara Literatur, pasal 41 ini merupakan bagian pertama dari Kitab Yesaya yang berisi nubuat-nubuat tentang hukuman dan pemulihan bagi umat Israel. Nubuat-nubuat ini ditulis oleh Nabi Yesaya untuk mengingatkan umat Israel akan kesetiaan Allah dan janji-Nya.

Secara Teologis, pasal 41 mengajarkan tentang kekuasaan dan kebesaran Allah yang melampaui segala sesuatu. Allah menjanjikan untuk mendukung dan melindungi umat-Nya dalam menghadapi ancaman dan kesulitan. Pesan ini juga mengajak umat Israel untuk percaya dan mengandalkan Allah sepenuhnya.

Dengan demikian, pasal 41 dari Kitab Yesaya memberikan penghiburan dan harapan kepada umat Israel dalam menghadapi tantangan dan kesulitan hidup mereka. Allah akan memberikan kekuatan dan perlindungan kepada mereka yang percaya dan mengandalkan-Nya.

Saudara-saudari sekalian masalah "ketakutan" adalah masalah besar yang selalu kita hadapi, pada masa ini kita diperhadapkan pada tantangan yang sulit diatasi, Masalah Keluarga, Pekerjaan, Pendidikan yang kurang baik, Pergaulan Bebas, dan lingkungan yang kurang mendukung. Namun Sebagai orang percaya kita percaya bahwa kita tidak perlu berjuang sendiri.

Tuhan sang pencipta langit dan bumi, siap berjuang Bersama kita sesuai Tema Jangan Takut Berjuang Bersama Tuhan agar kita dapat memahami berapa pentingnya membangun hubungan yang kuat dengannya untuk mengatasi masalah kita.

Ada 3 hal yang membebaskan kita dari jeruji ketakutan yang membuat kita binasa, Saudara-saudari yang dikasih oleh Tuhan:

  1.  Akui Keberadaan Tuhan sebagai Penolong.

    Tuhan tidak akan meninggalkan kita, karena Dia menyebut kita sebagai milik-Nya dan Dia membawa kita pada suatu kemenangan. Maka Janganlah Bersandar pada pengertianmu sendiri, percayalah kepada-Nya sebagai penolong maka dalam situasi apapun yang kita hadapi saat ini pertolonga-Nya memberi kita jalan keluar.

    Sebagaimana tercatat dalam Kitab Amsal 3:5 "Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri" kemudian juga dalam Kitab Yesaya 41:10 juga menegaskan bahwa janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.
     
  2. Bergantung Total pada Tuhan

    Dalam bagian ini mari bergantung total pada Tuahan, karena Tuhan adalah kekuatan dan harapan kita, dan Dia akan menuntun kita jika kita menaruh kepercayaan kepada-Nya. Sebagai manusia yang terbatas, kita sering merasa bahwa kita dapat mengatasi semua masalah sendiri. Namun, kebenaran yang kita harus terima adalah bahwa kita membutuhkan Tuhan dalam setiap aspek kihidupan kita.

    Berjuang Bersama Tuhan bukan berarti kita tidak bekerja namun berusaha lalu hasilnya serahakan pada Tuhan. Sebagaimana tercatat juga dalam Kitab Mazmur 37:5 "Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak", Jika kita percaya total kepadanya, maka dia akan bertindak atas hidup kita secara total.
     
  3. Kekuatan dalam Komunitas Iman

    Bagian yang terakhir menguatkan kita bahwa perkuat kekuatan dan Komunitas iman kita. Maka, Tuhan akan memberi kita keberanian untuk menghadapi ketakutan, dan Dia akan membantu kita tidak peduli betapa sulitnya situasi yang kita hadapi. Tuhan menghendaki agar kita jangan hidup sendiri tetapi hidup dalam komunitas iman yang baik untuk saling mendukung.

    Komunitas Iman sangat berpengaruh, dengan siapa kita bergaul saat ini menentukan nasib hidup kita, maka bergaulah dengan komunitas yang benar supaya hidup kita diberkati, sebagaimana tercatat dalam 1 Korintus 15:33 "Pergaulan yang buruk akan merusak kebiasaan yang baik." Dalam kitab ini kita diingatkan oleh Rasul Paulus untuk harus bergaulah dengan komunitas iman yang baik supaya hidup kita diberkati.

    Dalam Kitab Amsal 13:20: juga menegaskan bahwa "siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang." Maka untuk orang percaya atau Kristen, Komunitas Iman sangat menentukan hidup kita

KESIMPULAN

Sering bencana terjadi atas hidup kita adalah bagian dari Rasa ketakutan yang besar dan tidak terkontrol oleh kita, maka hindari ketakutan yang berlebihan. Dalam Kitab Ayub 3:25 "Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku."

Saudara-saudari yang terkasih, kita mengimani janji Allah dalam hidup kita, mari kita renungkan betapa besar setia Allah kita, ketika kita berjuang bersama Tuhan kita dapat mengatasi segala sesuatu melalui kekuatannya yang melimpah, saudara-saudari yang saya kasihi, mari hidup dalam ketergantungan sepenuhnya pada Tuhan dan bersatu dalam komunitas iman yang saling menguatkan.

Dengan begitu kita akan merasakan kasih dan kuasa Allah yang membawa kita melewati setiap rintangan, membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kokoh dan percaya sepenuhnnya bahwa Tuhan adalah penolong yang setia membawa kita pada suatu kemenangan yang Ajaib. Amin.

Bagikan Artikel Ini