Jangan Sia-siakan Masa Mudamu
Ayat Bacaan: Pengkhotbah 12:1
“Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang.”
Anak-anak muda yang dikasihi Tuhan, malam ini sebelum kita memejamkan mata, mari kita berhenti sejenak dari semua kesibukan dan memikirkan perjalanan hidup kita.
Kita hidup di Pegunungan Arfak, di tengah keluarga, masyarakat, budaya, dan lingkungan yang Tuhan anugerahkan kepada kita. Setiap kita memiliki cerita, pergumulan, impian, dan masa depan yang berbeda.
Mungkin hari ini ada yang merasa lelah. Ada yang sedang memikirkan sekolah, pekerjaan, keluarga, masa depan, atau hubungan dengan orang lain. Ada juga yang mungkin sedang merasa gagal dan bertanya, “Apakah saya masih punya masa depan?”
Jawabannya: masih.
Tuhan belum selesai dengan hidup kita.
Masa muda adalah masa yang sangat berharga. Jangan kita sia-siakan dengan pergaulan yang membawa kehancuran, mabuk-mabukan, kekerasan, permusuhan, atau mengejar kesenangan sesaat. Jangan sampai kita kehilangan masa depan hanya karena keputusan yang kita ambil hari ini.
Sebaliknya, mari kita menjadi generasi muda Pegunungan Arfak yang takut akan Tuhan, menghormati orang tua, mencintai sesama, menjaga lingkungan, rajin belajar, bekerja keras, dan berani memiliki cita-cita.
Kalau hari ini kita belum berhasil, jangan menyerah.
Kalau pernah jatuh, bangkit kembali.
Kalau pernah melakukan kesalahan, belajarlah dan berubah.
Kalau merasa sendirian, ingat bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita.
Malam ini, sebelum tidur, mari kita bertanya kepada diri sendiri:
“Apa yang sudah saya lakukan hari ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik?”
Dan besok ketika Tuhan memberikan kita kesempatan untuk bangun kembali, jangan ulangi kesalahan yang sama. Jadikan hari yang baru sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekat kepada Tuhan.
Doa Malam:
Tuhan Yesus yang baik, malam ini kami datang kepada-Mu sebagai anak-anak muda Pegunungan Arfak.
Terima kasih karena Engkau telah menjaga kami sepanjang hari. Jika hari ini kami melakukan kesalahan dalam perkataan, pikiran, maupun perbuatan, ampunilah kami.
Tuhan, kami menyerahkan masa depan kami ke dalam tangan-Mu. Berikan kami hikmat dalam mengambil keputusan, kekuatan ketika menghadapi masalah, dan keberanian untuk meninggalkan hal-hal yang tidak baik.
Berkatilah anak-anak muda di Pegunungan Arfak. Berikan kami semangat untuk belajar, bekerja, membangun keluarga, menjaga persaudaraan, melayani masyarakat, dan menjadi generasi yang membawa perubahan bagi daerah kami.
Jagalah kami malam ini. Berikan kami tidur yang nyenyak dan bangunkan kami besok dengan tubuh yang sehat, hati yang baru, dan semangat yang baru.
Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin. (*)
- Pesan Penulis: Selamat malam, anak-anak muda Pegunungan Arfak. Jangan takut dengan masa depan. Serahkan masa depan kepada Tuhan, tetapi tetap lakukan bagian kita hari ini.
Tentang Penulis
David Saiba
*) David Saiba, Anggota sekaligus Ketua PAMKA GPKAI Jemaat Simon Hungku. Ia merupakan kontributor untuk kolom renungan dan wacana di gpkaisimonhungku.com. Dapat dihubungi melalui surelnya: saibadavid13@gmail.com.
Bagikan Artikel Ini